Kejadian(Alkitab Terjemahan Baru (TB) - 1974) Alkitab Mobile SABDA : >
Renungan Remaja Kejadian 50 15-21 Kunci Sukses Renungan Remaja Kejadian 50 15-21 Kunci Sukses. Fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Nggak heran kalo orang difitnah, dirinya merasa marah sekali dan pengennya balas dendam, karena fitnah itu kejam. Tapi heran ya dengan Yusuf, meski difitnah kok dia tetap aja nggak pernah membalasnya atau setidaknya marah, gitu. Sebaliknya dia tetap saja mengampuni tindakan orang yang memfitnahnya. Bahkan dia pernah difitnah oleh istri majikanya. Tapi Yusuf tetaplah seorang muda yang memiiki kebesaran hati. Sedikit pun ia tidak pernah mengeluh kepada Tuhan bahkan membalas kejahatan yang diterimanya. Padahal dia juga orang muda lho seperti kita. Biasanya orang muda itu darahnya mudah mendidih, tapi Yusuf kok bisanya bersikap tenang sekali. Dia justru menyerah total kepada Tuhan, dia juga menunjukkan kesetiaan dan ketaataannya serta tunduk terhadap tuntunan Tuhan. Akhir dari kisah hidupnya, Tuhan memakainya dengan luar biasa untuk menjadi untuk menjadi seorang penguasa di Mesir. Inilah kunci sukses Yusuf, mangampuni! Yusuf tidak pernah membalas orang yang melakukan kejahatan terhadapnya, sebaliknya dia malah mengampuni orang-orang yang membuat hidupnya menderita. Apakah kita salah satu orang yang pernah mendapat perlakuan seperti Yusuf entah itu di sekolah atau kampus, di lingkungan kerja, di tempat pelayanan, di keluarga atau justru saat ini sedang mengalami kekecewaan yang besar karena perlakuan seseorang? Lalu apa yang akan kita lakukan? Akankah kita menyimpan rasa dendam bahkan berencana untuk membalasnya? Jangan lakukan itu! Ingat, pembalasan adalah hak mutlak Tuhan. Rajawali muda, firman Tuhan dengan tegas menasihatkan bahwa kita harus mengampuni karena pembalasan adalah hak Tuhan Roma 12 19. Mulailah ambil langkah untuk mengampuni orang-orang yang telah melakukan kejahatan terhadap kita, karena kunci sukses kita terletak pada hati yang mudah mengampuni. Percayalah, Allah berada di pihak kita! Allah pasti memberkati kita, karena Allah punya rencana yang indah dalam hidup setiap anak-anakNya. Yusuf telah membuktikannya, bagaimana dengan kita? any
Bahkandalam video yang berdurasi 2:50 menit tersebut telah beredar di media sosial. Kejadian itu diduga terjadi di pinggir Pantai Pererenan, Mengwi, Badung. Perbekel Desa Pererenan Nyoman Sumartana menerangkan telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menelusuri video tak senonoh tersebut. Namun ia tidak yakin kalau lokasi kejadianIntroitus Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Roma 1217 Bacaan Kisah Para Rasul 191-7; Khotbah Kejadian 5015-21 Thema Roh Kudus memampukan kita saling mengampuni 1 Sebagaimana dahulu Yusuf memanggil ayahnya Yakub dan saudara-saudaranya untuk berpindah ke Mesir, dan Yusuf memberikan tanah yang subur bagi mereka di daerah Gosyen di pinggiran sungai Nil. Membuktikan bahwa Yusuf sebenarnya tidak mendendam pada siapapun, karena ia menyadari bahwa rencana Allah untuk merubah manusia itu dengan banyak cara. Walaupun kadang terasa berat namun bila iman percaya pada Allah maka Allah memberi suatu kebaikan baginya, itulah perjalanan Yusuf mulai dari dibenci saudara-saudaranya, dijual,dijadikan budak dan difitnah namun Yusuf tetap pada prinsip sekali beriman tetap beriman. Tidak mau jatuh oleh tawaran dunia ini, namun ia ingin menyadarkan orang lain bahwa Allah yang ia percaya adalah Allah yang membuka jalan bagi orang yang berbuat baik. Janganlah balas kejahatan dengan kejahatan, inilah prinsip yusuf sepanjang hidupnya. 2 Semasih hidupnya sang papanya tercinta yakni Yakub, hidup mereka aman-aman saja baik perasaan saudara-saudara Yusuf yang dulu pernah menjualnya. Mereka hidup saling mengasihi, dan adanya suatu penghargaan dari orang Mesir bagi keluarga Yusuf di Tanah Gosyen, mereka hidup senang sebagai petani dan peternak. Dan hubungan antara Yusuf dengan keluarganya di Gosyen tetap hubungan sebagai keluarga dan Yusuf tidak pernah memperlakukan dirinya sebagai penguasa terhadap saudara-saudaranya. Dan memang hal inilah juga selalu ditanamkan sang ayah Yakub sebagai sentral pemersatu, harus hidup baik diantara saudara-saudaranya. Dan hal ini juga kehendak Allah, sebab diatas segala-galanya adalah kasih mengasihi, dan bukan dendam mendendam. Kalau hidup saling mengasihi maka kehidupan ini alangkah indahnya, namun jikalau hidup saling mendendam dan mementingkan kehendak maka akan menemui permusuhan, pertikaian dan pengorbanan. 3 Kematian sang AyahYakub, membawa dukacita bagi Yusuf dan saudara-saudaranya, sebab seorang sosok Yakub sebagai pemersatu telah tiada seketika itu juga Yusuf merebahkan dirinya di atas jenasah Ayahnya sambil menangis, demikian juga saudara-saudara ikut merasa sedih dan mereka berkabung selama 70 hari untuk memberi suatu penghormatan bagi Yusuf yang saat itu adalah penguasa di Mesir dan Raja Mesir mengijinkan Yusuf dan saudara-saudaranya untuk menguburkan ayah mereka di Kanaan seperti yang diamanahkan sang Ayah dan ini mereka taati sebab hal itu merupakan perbuatan terpuji, serta lewat itu maka mereka taat pada apa yang diajarkan Yakub sepanjang hidupnya. 4 Setelah penguburan sang Ayah, tentunya bagi Yusuf merasa kesepian, namun bagi saudara-saudaranya suatu ketakutan,sebab teringat kembali mereka apa yang pernah mereka perbuat dahulu saat masih hidup di Kanaan semasa remaja bersama sang ayah. Kini yang mereka segani sebagai sentral penasihat sudah tiada. Mereka serasa akan segera dihukum bahkan dibunuh oleh Yusuf yang memiliki kuasa, mereka serasa hidup tidak lama lagi. Pikiran mereka yang dahulu mendendam akan di balaskan dengan dendam pula oleh Yusuf. Mereka pernah berbuat jahat pada sang penguasa, saat ini jika hal itu terjadi mereka tidak punya kemampuan dan sang pembela telah pergi. Maka dengan memberanikan diri mereka mengutus utusannya untuk menemui Yusuf dan menguntai kata seolah-olah ini juga adalah amanah ayahnya pada Yusuf. Mereka memohon ampunan dari segala kejahatan-kejahatan dan dendamnya dahulu. Ternyata dalam ketakutan teringat apa yang pernah diperbuat serta rela minta maaf serta merelakan dirinya menjadi budak di tanah kekuasaannya itu. Mereka merasa hal itu akan meluluhkan hati Yusuf, ternyata bagi Yusuf dendam tidak pernha ada Karena saat saudara saudaranya dulu datang membeli gandum pun sebenarnya bisa dia lakukan namunn Yusuf sadar bahwa manusia tidak baik berbalas dendam. 5 Prinsip hidup sang penguasa Yusuf adalah mengasihi, tetap memberi ketenangan dan kenyamanan bagi saudara-saudaranya tinggal di Mesir, sebab dia tidak akan pernah mengambil alih kehendak Allah menjadi suatu perbuatan bagi saudara-saudaranya untuk membalaskan ayat 19. Maka dengan kata “Jangan takut, aku akan menanggung makananmu dan makanan anak-anakmu” dan Yusuf menghibur mereka dan menyenangkan hati mereka ayat 20-21. Perbuatan Yusuf inilah perbuatan Kristiani, sebab dia tidak melakukan hal-hal yang negative terhadap saudara-saudaranya. Dia mengasihi sesamanya. Pointer Sebagai orang percaya pada Kristus jangan kita melakukan hal-hal yang menyakitkan hati sesame kita termasuk saudara kita saudara Yusuf Janganlah mencurigai hal-hal yang negative terhadap orang lain termasuk saudara kita saudara Yusuf Hiduplah tidak mendendam/tidak mengingat-ingat kesalahan masa lalu yang diperbuat orang lain Hiduplah mau memaafkan sesama kita, karena hidup ini adalah harus saling mengasihi terhadap sesame Yusuf Di dalam keluarga kita janganlah terjadi perselisihan di antara sesama saudara bila orang tua sudah tidak ada bersama kita Yusuf 6 Binalah hubungan yang baik di tengah-tengah keluarga kita. Jadikan dasarnya Yesus GBKP Pondok Gede Pdt. A Brahmana 081317054961 Catatan Sermon Salah satu gaya hidup orang percaya adalah mengampuni. Dan untuk dapat mengampuni bukan pekara mudah, karena dosa yang telah pernah menguasai manusia membuat hawa nafsu mementingkan diri sendiri/egois menguasai manusia dan salah satu tampilannya ialah sudah mengampuni orang yang bersalah kepadanya. Dari dirinya sendiri sifat ini tidak akan pernah menjadi hilang pada diri manusia, kecuali ada kuasa yang sedemikian kuat dari luar dirinya untuk memampukannya menimalisasi pengaruh tersebut. Kuasa tersebut tidak lain Roh Kudus”. Ada 5 hal penting mengenai “Saling mengampuni” 1 Mengampuni kesalahan orang lain bukan sesuatu yang membanggakan orang duniawi, tetapi bagi orang percaya tidak demikian; 2 Kejahatan membalas kejahatan bukan menyelesaikan masalah, tetapi sebaliknya kejahatan terus meningkat; 3 Mengampuni salah saudara kita, doa kita didengarkan Tuhan; 4 Seperti kita sendiri merindukan agar orang mengampuni kesalahan kita, tentu orang lain juga demikian Mat. 712; 5 Pemahaman dan pengertian bahwa kita sudah sertai, dipimpin dan diberkati, walaupun sebelumnya kita di jolimi, atau dibuat menderita tidak membuat kita menjadi dendam, tetapi mengampuni. 3 Job 4215 Artikel lain yang terkait
Asali, I Keragu-raguan Abram. Kata-kata jangan takut’ dalam Kejadian 151 jelas menunjukkan bahwa Abram takut. Takut terhadap apa? 1 Takut terhadap Kedorlaomer dan kawan-kawannya bdk. Kejadian 14. Kata-kata takut’ dan Akulah perisaimu’ cocok dengan penafsiran ini. Abram baru saja bersikap berani dan menang, tetapi lalu menjadi takut / jatuh. Hal seperti ini sering terjadi, seperti Daud dalam 1Samuel 271. Elia dalam 1Raja-raja 1910. Ini menunjukkan bahwa pada saat seseorang bisa menjadi berani, itu disebabkan karena pekerjaan / kasih karunia Tuhan dalam dirinya, bukan karena dia sendiri yang memang berani. Karena itu kita perlu berdoa untuk selalu bisa berani demi Tuhan / kebenaran bdk. Kisah Para Rasul 423-31 Efesus 618-20. Karena itu hati-hatilah pada saat saudara berani dan menang / sukses. Jangan menjadi sombong dan menganggap bahwa keberanian itu datang dari diri saudara sendiri! 2 Takut tidak mempunyai anak. Ini cocok dengan kontex selanjutnya Kejadian 15 2-3. Tuhan pertama kali menjanjikan anak dalam Kej 12, pada saat Abram berusia 75 tahun. Dalam Kejadian 1616 Abram sudah berusia 86 tahun, jadi mungkin dalam Kej 15 ini ia berusia sekitar 85 tahun, atau sekitar 10 tahun setelah janji Tuhan itu diberikan untuk pertama kalinya. 2 hal yang menyebabkan ia ragu-ragu a Janji Tuhan kelihatannya bertentangan dengan fakta, karena ia dan Sarai makin tua. b Waktu yang lama 10 tahun merupakan ujian yang sangat berat bagi iman. II Tindakan Tuhan. Tuhan memberikan Firman Tuhan. 1 Jangan takut’ Kejadian 15 1. Tidak peduli betapa logisnya rasa takut kita, Tuhan tetap tidak mau kita takut / ragu-ragu. Mengapa? Lihat-kata-kata Tuhan selanjutnya! Tuhan berkata Akulah perisaimu, upahmu akan sangat besar’ ay 1. Terjemahan Indonesia mirip dengan RSV dan NASB. Tetapi NIV menterjemahkan I am your shield, your very great reward’ = Aku adalah perisaimu, upahmu yang sangat besar. KJV menterjemahkan seperti NIV. Pada umumnya para penafsir lebih menyetujui KJV/NIV. Jadi artinya adalah Tuhan bukan hanya merupakan perisai, tetapi sekaligus upah bagi Abram. Karena itulah maka ia tidak boleh takut / ragu-ragu. 2 Tuhan memberikan janji. a Tentang anak / keturunan Kejadian 15 4-5. Hati-hati dengan penafsiran Dr. Paul Yonggi Cho yang sesat tentang ayat ini. Ia mengatakan bahwa Abram lalu memandang bintang-bintang di langit, dan pada waktu ia memandang bintang-bintang itu, maka bintang-bintang itu berubah menjadi kepala-kepala bayi entah dari mana ia mendapatkan ide tolol ini!. Berdasarkan hal ini, Dr. Paul Yonggi Cho mengatakan bahwa supaya kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan atau doakan, maka kita harus membayangkannya. Inilah yang ia sebut dengan kekuatan dimensi ke 4! b Tentang tanah Kanaan Kejadian 15 7. Dari pemberian janji di sini, terlihat bahwa Tuhan sering mengulang-ulang janjiNya. Janji tentang anak sudah ada dalam Kejadian 121-2 & 1315-16; janji tentang tanah Kanaan sudah ada dalam Kejadian 127 dan 1314-17, tetapi se-karang toh Tuhan mengulang lagi janji-janji tersebut untuk menguatkan iman Abram. Penerapan Apakah saudara mau dikuatkan dalam iman? Maulah mengulang janji-janji Tuhan / Firman Tuhan dengan membaca Kitab Suci berulangkali, mempelajari makalah khotbah, mendengarkan cassette khotbah, mendengarkan bagian Firman Tuhan yang sudah pernah saudara dengar, dsb. III Reaksi Abram. 1 Abram percaya Kejadian 15 6. Apakah iman Abram berbeda dengan iman kita? Banyak penafsir yang mengatakan tidak! Alasannya a Iman Abram juga berdasar pada Firman Tuhan yang diberikan Tuhan dalam Kejadian 15 4-5. b Iman Abram bukan hanya berhubungan dengan anak / keturunan tetapi juga mencakup tentang Mesias karena dalam Kejadian 123 janji Tuhan jelas menunjuk kepada Mesias dan Abram pada percaya janji itu. Memang dalam persoalan iman kepada Mesias ini ada sedikit perbedaan, yaitu bahwa Abram percaya kepada Mesias yang akan datang, sedangkan kita percaya kepada Mesias yang sudah datang. Iman itu menyebabkan Abram dibenarkan ay 6! ’Dibenarkan’ tidak berarti bahwa hidup Abram betul-betul diubahkan menjadi benar / suci, tetapi berarti bahwa Abram dianggap benar di hadapan Allah. Hal ini menunjukkan bahwa doktrin Justification by Faith = pembenaran oleh iman sudah ada sejak jaman Perjanjian Lama. Abram dibenarkan pada saat percaya. Tetapi, bukankah Abram sudah percaya dalam Kej 12? Mengapa baru sekarang dibenarkan? Jawab Abram memang sudah percaya dalam Kej 12, dan jelas sudah dibenarkan di sana. Kejadian 156 ini memang bukan pertama kalinya Abram percaya dan dibenarkan, tetapi pertama kalinya iman dan pembenaran terhadap Abram dinyatakan kepada kita dalam Kitab Suci. Dalam Kej 12 ia sudah beriman dan dibenarkan. Sekarang, setelah hampir 10 tahun, ia tetap dibenarkan karena iman. Ini mengajar kita bahwa kita terus-menerus sepanjang hidup kita dibenarkan karena iman. Tidak ada saat dalam hidup kita dimana kita dibenarkan / diampuni / diterima oleh Allah karena perbuatan baik kita! Hal ini penting, karena ada orang yang beranggapan bahwa mula-mula kita dibenarkan karena iman, tetapi setelah itu karena perbuatan baik! Ini salah! 2 Abram minta iman / keyakinannya tentang Kanaan dikuatkan Kejadian 15 8. Mungkin ia merasa ada keragu-raguan dalam hatinya, atau mungkin ia takut keragu-raguan itu akan muncul di kemudian hari, sehingga ia minta Tuhan menguatkan dirinya, mungkin dengan memberinya suatu tanda / mujijat, dsb. IV Tindakan Tuhan. Tuhan lagi-lagi memberinya Firman Tuhan Kejadian 15 13-16,18-21. Mari kita menyoroti ayat-ayat ini satu per satu. Kejadian 15 13 Firman Tuhan menubuatkan bahwa bangsa Israel akan diperbudak selama 400 tahun. Ini sesuai dengan Kisah Para Rasul 76. Tetapi bagaimanapun, 400 adalah suatu pembulatan, karena dalam Kel 1240-41 disebutkan 430 tahun. Tetapi tetap ada problem lain! Kalau dilihat dalam Keluaran 613-20 silsilah Musa, maka terlihat bahwa urut-urutannya adalah Yakub - Lewi 137 tahun - Kehat 133 tahun - Amram 137 tahun - Musa waktu keluar dari Mesir, Musa berusia 80 tahun. Disamping itu, dari Kejadian 468-11 terlihat bahwa pada waktu Yakub dan keturunannya pindah ke Mesir, Kehat sudah ada. Berarti Israel ada di Mesir selama 133 + 137 + 80 - X - Y - Z = 350 - X - Y - Z. Keterangan X = usia Kehat waktu pindah ke Mesir. Y = overlap antara Kehat dengan Amram = jangka waktu antara kelahiran Amram dan kematian Kehat. Z = overlap antara Amram dengan Musa = jangka waktu antara kelahiran Musa dan kematian Amram. Jadi, kesimpulannya Israel ada di Mesir jauh dibawah 350 tahun Calvin menganggap hanya kira-kira 230 tahun; berarti X + Y + Z = 120 tahun. Lalu, bagaimana mengharmoniskannya dengan Keluaran 1240-41 yang menyebutkan 430 tahun? Jawab 430 tahun itu bukan hanya masa selama Israel ada di Mesir, tetapi mulai dari Abraham menerima janji sampai turunnya Hukum Taurat turunnya Hukum Taurat hampir sama dengan keluarnya Israel dari Mesir. Lihat Galatia 317! Kejadian 15 14 Ini nubuat tentang keluarnya Israel dari Mesir. Dari sini terlihat bahwa ada saat-saat dimana Tuhan membiarkan umatNya menderita, ditindas dsb, tetapi akan tiba saatnya bahwa penindasnya akan dihukum dan umat Allah akan menang! Penerapan Kalau saudara sedang mengalami penindasan, bersabarlah sampai Tuhan menolong saudara! Kejadian 15 15 Tuhan berkata bahwa Abram sendiri tidak akan mengalami perbudakan. Ia akan mati sebelum Israel diperbudak. Ini juga berarti bahwa ia akan mati sebelum / tanpa bisa melihat penggenapan janji Tuhan tentang tanah Kanaan yang akan diberikan kepada keturunannya. Kejadian 15 16 1 Keturunan ke 4 akan kembali ke Kanaan. Yakub sudah tua ketika tiba di Mesir, sehingga Lewi dihitung sebagai generasi pertama, Kehat sebagai generasi ke 2, Amram sebagai generasi ke 3, dan Musa sebagai generasi ke 4. Jadi nubuat ini tergenapi dengan tepat. 2 Ay 16b ini memberikan alasan mengapa penggenapan janji Tuhan ditunda sampai begitu lama. Alasannya dosa orang Amori belum genap. Orang Amori dianggap sebagai wakil bangsa-bangsa di Kanaan bdk. Kejadian 15 19-21 Yosua 2415 Hakim-hakim 610 Kejadian 1015-16. Ini menunjukkan kesabaran Allah kepada orang Amori! Tetapi kesabaran Allah tetap ada batasnya! Kalau dosa mereka sudah genap, maka Allah akan menghukum. Ini menunjukkan bahwa ada batas dosa yang Tuhan tentukan. Sebelum batas itu tercapai, Tuhan masih sabar. Tetapi pada saat batas itu tercapai, Tuhan pasti menghukum. Penerapan Karena itu, kalau saudara berbuat dosa dan rasanya tidak ada hukuman dari Tuhan, jangan berpikir bahwa Tuhan merestui dosa itu. Bertobatlah sebelum batas dosa saudara tercapai! Bdk. Roma 24-5 yang berbunyi “Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahanNya, kesabaranNya dan kelapangan hatiNya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan”. Catatan tentu ini hanya berlaku untuk orang yang tidak percaya. Bagi orang percaya, semua dosa dibayar oleh Kristus, sehingga tidak memungkinkan mencapai batas dosa. Tetapi ini bukan merupakan alasan untuk berbuat dosa terus menerus secara sengaja. Bandingkan ini dengan Roma 61-2 yang berbunyi “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?”. Sekalipun orang Amori sebagai reprobate = orang yang ditentukan binasa diberi kesempatan untuk bertobat, tetapi bagaimanapun juga kebinasaan mereka telah ditentukan! Orang yang tidak mau menerima doktrin tentang Predestinasi, dan bahkan menganggapnya sebagai ajaran sesat, hendaknya merenungkan bagian ini. Kalau dosa Amori telah genap / mencapai batasnya, maka Allah dengan adil bisa menghancurkan mereka dan lalu memberikan tanah mereka kepada Israel / keturunan Abram sebagai penggenapan janjiNya kepada Abram. Kejadian 15 18-21 Allah membuat perjanjian covenant dengan Abram. Kesimpulan Pada waktu Abram takut / ragu-ragu, Allah memberikan Firman Tuhan. Pada waktu Abram minta diyakinkan, Allah lagi-lagi memberikan Firman Tuhan! Ini jelas menunjukkan pentingnya Firman Tuhan bagi iman / keyakinan kita! Karena itu, maukah saudara memprioritaskan belajar Firman Tuhan dalam hidup saudara? Maukah saudara belajar Firman Tuhan dengan rajin dan tekun?. -AMIN-semuailustrasi tentang tragedi Sriwijaya Air SJ 182 saya dapatkan dari data sesuai dengan Flightradar24. Gênesis 5015-21 And when Joseph's brethren saw that their father was dead, they said, Joseph will peradventure hate us, and will certainly requite us all the evil which we did unto him. Quando os irmãos de Joseph viram ... Ele foi profundamente afetado por esta comunicação. Esforçando-se para dissipar seus medos, deu-lhes as garantias mais fortes de seu perdão e exibiu uma bela característica de seu próprio caráter piedoso, além de parecer um tipo eminente do Salvador. Gênesis 5014 Gênesis 5022,23 Continua após a publicidade Confira também Gênesis 5015-21 em outros comentários bíblicos Através da Série C2000 da Bíblia por Chuck Smith E José caiu sobre o rosto de seu pai, e chorou sobre ele, e o beijou. E José ordenou a seus servos, os médicos, que embalsamassem seu pai; e os médicos embalsamaram Israel. E quarenta dias se cumprira... Bíblia anotada por Gaebelein CAPÍTULO 50 O ENTERRO DO RETORNO E MORTE DE JACÓ E JOSÉ _1. A dor de José Gênesis 501 _ 2. O sepultamento Gênesis 504 3. O retorno ao Egito Gênesis 5014 4. A morte de José ... Comentário Bíblico de Adam Clarke Verso Gênesis 5015. _ VIU QUE SEU PAI ESTAVA MORTO _] Isso imediatamente argumenta tanto a _ sentimento de culpa _ em suas próprias consciências e uma _ falta de _ _ confiança _ em seu irmão. Eles po... Comentário Bíblico de Albert Barnes - O Enterro de Jacó 10. אטד 'āṭâd Atad, “o espinheiro”. 11. מצרים אבל 'ābêl - mı̂tsrayı̂m, Abel-Mitsraim, “luto de Mizraim” ou campina de Mizraim . Este capítulo registra o enterro de Jacó e a... Comentário Bíblico de João Calvino 15. _ E quando os irmãos de Joseph viram que o pai estava morto _. Moisés aqui relata que os filhos de Jacó, após a morte de seu pai, ficaram apreensivos, para que José não se vingasse dos danos que... Comentário Bíblico de John Gill E QUANDO OS IRMÃOS DE JOSÉ VIRAM QUE SEU PAI ESTAVA MORTO ,. E enterrado; Para isso e que se segue depois de seu retorno ao Egito, do enterro de seu pai; Embora alguns achem que era antes, e assim qu... Comentário Bíblico de Matthew Henry 15-21 Vários motivos podem fazer com que os filhos de Jacó continuem no Egito, apesar da visão profética que Abraão teve de sua escravidão ali. Julgando Joseph pelo temperamento geral da natureza huma... Comentário Bíblico do Estudo de Genebra E quando os irmãos de José viram que seu pai estava morto, eles disseram d José porventura nos odiará e certamente nos retribuirá todo o mal que lhe fizemos. d Uma má consciência nunca descansa... Comentário Bíblico do Púlpito EXPOSIÇÃO Gênesis 5015 E quando literalmente e os irmãos de Joseph viram que seu pai estava morto, eles literalmente, e eles disseram Joseph porventura nos odeia, - literalmente, se Joseph nos... Comentário de Coke sobre a Bíblia Sagrada QUANDO OS IRMÃOS DE JOSEPH VIRAM— Não se pode ter uma prova mais forte da ansiedade inquieta de uma consciência culpada, do que nesta mensagem e no endereço dos irmãos de Joseph a ele; nada pode descr... Comentário de Dummelow sobre a Bíblia O ENTERRO DE JACÓ, E A MORTE DE JOSÉ 2. Pela importância atribuída pelos egípcios à preservação do cadáver veja em Gênesis 4019. O processo, que foi tão minucioso que múmias do tempo de José podem se... Comentário de Ellicott sobre toda a Bíblia JOSEPH WILL PERADVENTURE... — Heb., _What if Joseph should hate us,_ &c. They had not seen any change in his treatment of him, but if it were the case that he cherished feelings of revenge, they felt... Comentário de Frederick Brotherton Meyer JOSEPH AMA ATÉ A MORTE Gênesis 5015 O medo dos irmãos de José ilustra a insegurança de uma posição que é concedida apenas na licitação do terno capricho do amor, à parte da satisfação baseada na jus... Comentário de Joseph Benson sobre o Antigo e o Novo Testamento _José, porventura, nos odiará_ Enquanto seu pai vivia, eles pensavam que estavam protegidos sob sua sombra; mas agora que ele estava morto, eles temiam o pior. Uma consciência culpada expõe os homens... Comentário de Leslie M. Grant sobre a Bíblia ENTERRO DE JACOB A tristeza de José pela morte de seu pai é vista no versículo 1. É um estudo interessante considerar as ocasiões em que José chorou. Em contraste com o enterro, como em out... Comentário de Peter Pett sobre a Bíblia OS IRMÃOS TEMEM POR SUAS VIDAS NA MORTE DE JACÓ 50 14-21 . O objetivo principal desta seção não é tanto lidar com os temores dos irmãos em relação a José, mas enfatizar que tudo o que aconteceu ac... Comentário de Sutcliffe sobre o Antigo e o Novo Testamentos Gênesis 502 . _Os médicos embalsamaram Israel. _Os egípcios nos primeiros tempos construíram pirâmides para conter seus mortos e os preservaram da putrefação pela pasta balsômica. Isso foi feito por... Comentário popular da Bíblia de Kretzmann E quando os irmãos de José viram que seu pai estava morto, disseram José, porventura, nos odiará e certamente nos retribuirá todo o mal que lhe fizemos. Eles pensaram que tinha sido apenas por causa... Comentário popular da Bíblia de Kretzmann Joseph tranquiliza seus irmãos... Exposição de G. Campbell Morgan sobre a Bíblia inteira Aqui temos uma visão estranha e maravilhosa. Jacó foi enterrado com pompa egípcia, mas na terra da promessa. Assim, finalmente, depois de uma carreira marcada desde o início, Jacob entrou em seu desca... Hawker's Poor man's comentário Quão amáveis são esses preceitos do evangelho, e quanta influência deles, decorrente do mesmo dom do ESPÍRITO Todo-Poderoso, estava na mente de Joseph! Colossenses 312 ; Mateus 612 ; Efésios 431... Horae Homileticae de Charles Simeon DISCOURSE 62 JOSEPH’S BRETHREN FULFILLING THE PROPHECY RESPECTING THEM Gênesis 5015. And when Joseph’s brethren saw that their father was dead, they said, Joseph will peradventure hate us, and will... John Trapp Comentário Completo E quando os irmãos de José viram que seu pai estava morto, disseram José, porventura, nos odiará e certamente nos retribuirá todo o mal que lhe fizemos. Ver. 15. _José provavelmente nos odiará. _] Um... Notas Explicativas de Wesley José provavelmente nos odiará - Enquanto seu pai vivia, eles pensavam que estavam seguros sob sua sombra; mas agora que ele estava morto, eles temiam o pior. Uma consciência culpada expõe os homens a... O Comentário Homilético Completo do Pregador NOTAS Gênesis 5015 . Joseph irá porventura nos odeiam, e certamente nos retribuirá todo o mal que lhe fizemos.] A tradução literal é- _Se Joseph agora deve punir-nos_ , _e retribuirá todo... O ilustrador bíblico _Perdoar_ A MENSAGEM DE SEUS IRMÃOS PARA JOSEPH A morte de grandes personagens é freqüentemente seguida de grandes mudanças; a culpa consciente estando sempre viva para o medo; e o abismo que se se... Série de livros didáticos de estudo bíblico da College Press PARTE QUARENTA E SETE OS ÚLTIMOS DIAS DE JACOB E JOSEPH Gênesis 481 a Gênesis 5026 O relato bíblico 48 E aconteceu depois destas coisas que alguém disse a José Eis que teu pai está doente; e... Sinopses de John Darby O COMENTÁRIO A SEGUIR COBRE OS CAPÍTULOS 48, 49 E 50. Por fim, no capítulo 48, além do caráter profético importante na história de Israel, vemos José como herdeiro; a porção dobrada marca do mais vel... Tesouro do Conhecimento das Escrituras o pai deles. Gênesis 2741 Gênesis 2742 Joseph. Gênesis 4217 Levítico 2636... Continua após a publicidade Antigo Testamento Gênesis Êxodo Levítico Números Deuteronômio Josué Juízes Rute 1 Samuel 2 Samuel 1 Reis 2 Reis 1 Crônicas 2 Crônicas Esdras Neemias Ester Jó Salmos Provérbios Eclesiastes Cântico dos Cânticos Isaías Jeremias Lamentações Ezequiel Daniel Oséias Joel Amós Obadias Jonas Miquéias Naum Habacuque Sofonias Ageu Zacarias Malaquias Novo Testamento Mateus Marcos Lucas João Atos Romanos 1 Coríntios 2 Coríntios Gálatas Efésios Filipenses Colossenses 1 Tessalonicenses 2 Tessalonicenses 1 Timóteo 2 Timóteo Tito Filemom Hebreus Tiago 1 Pedro 2 Pedro 1 João 2 João 3 João Judas Apocalipse
Bacaan: Kisah Para Rasul 19:1-7; Khotbah : Kejadian 50:15-21. (1) Sebagaimana dahulu Yusuf memanggil ayahnya Yakub dan saudara-saudaranya untuk berpindah ke Mesir, dan Yusuf memberikan tanah yang subur bagi mereka di daerah Gosyen di pinggiran sungai Nil. Membuktikan bahwa Yusuf sebenarnya tidak mendendam pada siapapun, karena ia menyadari15 Vendo então os irmãos de José que seu pai já estava morto, disseram Porventura nos odiará José e certamente nos retribuirá todo o mal que lhe Portanto mandaram dizer a José Teu pai ordenou, antes da sua morte, dizendo17 Assim direis a José Perdoa, rogo-te, a transgressão de teus irmãos, e o seu pecado, porque te fizeram mal; agora, pois, rogamos-te que perdoes a transgressão dos servos do Deus de teu pai. E José chorou quando eles lhe Depois vieram também seus irmãos, e prostraram-se diante dele, e disseram Eis-nos aqui por teus E José lhes disse Não temais; porventura estou eu em lugar de Deus?20 Vós bem intentastes mal contra mim; porém Deus o intentou para bem, para fazer como se vê neste dia, para conservar muita gente com Agora, pois, não temais; eu vos sustentarei a vós e a vossos filhos. Assim os consolou, e falou segundo o coração deles.